"Aku ingin
mencintaimu dengan sederhana", katamu saat itu. Aku tau, tapi ijinkan aku,
menikmatinya sebagai sesuatu yang sempurna. Cinta darimu.
’’aku tidak
percaya cinta", ungkap mu di suatu waktu. Hiduplah denganku, dan akan
kuperlihatkan apa yang tak pernah ada di benakmu.
"Aku bisa
mencintaimu lebih dari ini", yakinku mengungkapkan.
"Syaratnya.?" Tanyamu. Cukup katakan "bersedia", tegasku.
Bersedia berbagi secangkir susu hangat
denganku setiap pagi, setiap hari, selamanya. Bersedia meluangkan waktu
istirahat siangmu untuk mencicipi masakanku yang sederhana. Bersedia kubacakan
cerita pengantar tidur di malam-malam larutmu. Bersedia mendengar celotehan
panjangku, sepanjang kau bersamaku dan bersedia menikmati segala tentang aku.
Bersedia menjadi imam dalam setiap perjalanan lahir dan batinku.
Katakanlah kau
bersedia.!! Bersedia terjebak denganku, sepanjang waktu, sepanjang usiamu.
Dalam susah dan senangmu, dalam luka dan bahagiamu, dalam senyum dan airmatamu,
dalam doa dan sujudmu, dalam kita.
Aku, padamu.
Banda Atjeh, 15 Januari 2013