Waktu menunjukkan
pukul 12.30 saat Aku dan tiga orang teman lainnya lesehan di teras sebuah
gedung. Kami baru saja keluar dari gedung itu dalam rangka mencari sesuap
nasi...eh, mencari buku maksudnya. Lebih tepatnya buku EYD rekomendasi salah
satu senior kami di FLP. Duduk santai dengan angin yang bertiup dan obrolan
yang ringan membuat kami menghabiskan waktu di tempat itu hampir dua jam
lamanya.
Awalnya
pembicaraan kami ngalor ngidul gak
jelas, sampai tiba-tiba entah kenapa obrolan itu mulai mengarah kepada sosok
ikhwan dan berujung pada bahasan aku-ingin-menikahi-lelaki-seperti-ini.
Masing-masing kami mengutarakan kriteria laki-laki seperti apa yang ingin kami
inginkan untuk menjadi suami.
“Aku suka
laki-laki yang secara fisik itu punya jenggot, berkacamata, dan rapi”
celetukku. Teman-temanku cekikikan mendengarnya. Bahkan salah satu bilang “iih seram...hahaha." Kami semakin seru membicarakan tentang sosok yang wow ini, sampai akhirnya salah satu
temanku bilang mau nikah tahun ini. Woowwww..sesuatu sekali. Mudah-mudahan
undangannya segera datang dan makan-makaaan. ^_^
Berbicara
tentang kriteria pasangan yang kita inginkan, pastilah semuanya ingin pasangan
yang baik bukan?. Lelaki atau perempuan yang memiliki kebaikan agama,
pendidikan, ekonomi, fisik dan segala bentuk kebaikan lainnya. Memangnya ada
perempuan atau laki-laki yang di dunia ini ingin mendapatkan pasangan yang jauh
dari kata “baik”.? Aku rasa tidak. Semua pastinya ingin tinggal dan berbagi
hidup dengan seseorang yang sesuai dengan kriterianya. Tapi semuanya kembali
pada diri kita sendiri. Sudahkah kita menjadi orang yang cukup pantas untuk
dijadikan pasangan oleh orang yang baik itu.? Atau kita hanya memasang target
dan kriteria tentang pasangan yang baik tanpa memperbaiki diri menjadi sepantas
kebaikan itu sendiri.? “Jodoh itu cerminan diri,” begitu yang sering ku dengar. Laki-laki yang
baik itu untuk perempuan yang baik, begitu pula sebaliknya. Itu ketetapan Sang
Maha.
Jadi, tunggu apalagi? Ingin segera menikahi dan dinikahi orang baik bukan..? Mari
kita sama-sama memperbaiki diri menjadi lebih baik, agar segala kebaikan yang
kita inginkan mendampingi kita, menjadi semakin dekat. Ah, satu lagi.! Jangan lupa untuk terus berdoa, minta dikirimkan pasangan yang punya segala kebaikan dalam dirinya. Berdoalah apa saja, karena Allah tidak pernah membatasi doa hamba-hambanya.
Banda Aceh, 4
Mei 2014

nyaaannn,, udah pasang kuda-kuda ya kk icha,,
BalasHapushihihihi
*pura-pura gabaca. :D
BalasHapussaya gak bisa nentuin nih, cariin doong
BalasHapusGantian kita ya Bal. haha
Hapus